Tampilkan postingan dengan label IPA(Flora-Fauna). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA(Flora-Fauna). Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Januari 2012

Sains 13 Katak Bertaring Ditemukan di Sulawesi

Ben Evans, pakar hewan dari McMaster University di Hamilton dan ilmuwan Indonesia menemukan 13 spesies katak bertaring di Sulawesi. Sejumlah 9 dari 13 spesies itu belum pernah ditemukan sebelumnya. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal The American Naturalist bulan ini.
 
Katak ini meletakkan telur di dedaunan dan bukan di air, lalu menungguinya. Jenis ini adalah salah satu dari 9 spesies katak yang belu dikenal dunia ilmu pengetahuan sebelumnya.

Katak bertaring termasuk dalam genus Limnocetes, disebut bertaring karena memiliki tonjolan tulang di rahang bawah. Taring yang dimaksud bukan berarti gigi taring yang sebenarnya, sebab tak memiliki akar gigi atau ciri-ciri gigi lainnya.

Dalam papernya, Evans menulis, seluruh spesies katak bertaring yang ditemukan memiliki variasi adaptasi yang berbeda, sesuai kondisi lingkungan dan iklim mikro masing-masing, mulai dari yang terbasah hingga terkering dan dengan beragam vegetasi yang ada.


Beberapa spesies punya kaki berselaput tebal untuk beradaptasi dengan arus sungai yang deras. Sementara yang lain berselaput tipis, sesuai dengan lingkungan darat. Yang unik, ada katak yang melakukan fertilisasi internal, meletakkan telurnya jauh dari air dan mengawasinya.


Katak bertaring dari genus Limnonectes, memiliki tonjolan tulang unik di rahangnya. Para peneliti tidak yakin apa kegunaannya, namun diduga untuk mempertahankan diri atau mencari makan.

Fakta Seputar Pinguin

Pernah nonton film Madagascar? Film animasi yang sempat menarik perhatian anak-anak dengan cerita soal hewan-hewan di salah satu kebun binatang. Diantara tokoh ceritanya, ada 4 penguin Skipper, Kowalski, Private dan Rico) yang begitu lucu. Sehingga dibuatkan film seri animasi tentang 4 penguin tersebut yaitu "The Penguin of Madagascar".

Penguin memang digemari oleh setiap orang di dunia ini. Warnanya yang hitam dan putih seolah memakai setelan tuxedo, berikut cara jalannya yang unik, siapa yang tidak jatuh cinta?



Ada 13 fakta seputar penguin yang perlu diketahui karena keunikannya. Apa sajakah itu?

1. Ada 18 spesies penguin di dunia. Sementara beberapa spesies berkembang, 13 dari mereka populasinya semakin menurun. Apalagi ancaman pemanasan global yang mencairkan es di kutub semakin memperparah keadaan penguin-penguin di kutub.

2. Penguin hanya ditemukan di belahan bumi selatan. Sementara kebanyakan orang hanya mengasosiasikan dengan penguin Antartika, sesungguhnya populasinya dapat ditemukan juga di Amerika Selatan, Afrika Selatan, Australia dan Selandia Baru.

3. Spesies penguin Utara adalah penguin Galapagos, yang hidup sepanjang tahun di dekat khatulistiwa.

4. Penguin kehilangan kemampuan untuk terbang jutaan tahun lalu, tapi sirip seperti sayap yang kuat dan tubuh ramping membuat mereka sangat hebat berenang, bahkan mereka adalah spesies burung yang dinobatkan sebagai perenang tercepat penyelam terdalam.

5. Saat berenang, penguin akan melompat di atas permukaan air. Mantel bulu mereka memiliki gelembung kecil yang mengurangi gesekan, dan memungkinkan mereka untuk berenang secepat 20 mil per jam (32 kpj).

6. Penguin termasuk burung atau hewan karnivora. Makanan mereka berbagai hewan laut yang berbeda, termasuk ikan, cumi, udang, dan hewan kecil lainnya.

Nyamuk Kencing ?????

Serangga penghisap darah seprti nyamuk ternyata punya perilaku aneh saat menghisap darah. Seperti yang diketahui sebelumnya oleh para ahli, mereka kencing terlebih dahulu. Dan, di luar dugaan, mereka juga mengeluarkan cairan pre-urin berupa darah!
http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/21/1739246620X310.jpg

Perilaku tersebut membuat para ilmuwan bingung. Claudio R Lazzari, entomolog dari François Rabelais University in Tours, Perancis, seperti dikutip New York Times, mengatakan, "Darah adalah sesuatu yang sangat berharga. Melepaskannya berisiko tinggi."

Penelitian terbaru yang dilakukan Lazzari dan dipublikasikan di jurnal Current Biology mengungkap bahwa pengeluaran cairan pre-urin bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh saat makan, yang bisa mencapai 40 derajat Celsius.


Untuk mendapatkan kesimpulan itu, Lazzari meneliti nyamuk jenis Anopheles stephensi. Saat makan, cairan urin dan pre-urin nyamuk itu dikeluarkan lewat anus. Kadang, cairan menggantung seperti embun yang akan menetes sebelum jatuh.


Menurut Lazzari, saat urin dan pre-urin dikeluarkan, cairan menguap dan mendinginkan suhu tubuh hingga mencapai 3 derajat Celsius. Mekanisme ini adalah salah satu kehebatan serangga dalam mengontrol suhu tubuh.


Nyamuk bukan satu-satunya serangga yang menggunakan makanannya sendiri untuk mengatur suhu tubuh. Lebah misalnya, membuang sedikit nektar yang dimakannya untuk menjaga kepala tetap dingin saat terbang.

Jumat, 18 Februari 2011

Bagian Mars Berwarna Biru ????????????

Planet Mars memang terkenal dengan sebutan planet merah. Tapi, tak seluruh permukaan Mars berwarna merah ketika dicitrakan.

Hasil jepretan Mars Reconaissance Orbiter NASA menunjukkan bahwa ada bagian planet itu yang berwarna biru, seperti Bumi.
http://kcdn5.stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/02/18/1309291620X310.jpg

Hasil jepretan yang dipublikasikan di New Scientist itu ialah bukit pasir di Kawah Rabe, wilayah berdiameter 100 kilometer di dataran tinggi belahan selatan Mars. Gundukan itu benar-benar tampak biru, seperti lautan bumi tampak dari udara.

Selasa, 30 November 2010

Proses Menetasnya Telur Semut

Kehidupan semut dimulai dari telur. Jika telur dibuahi (progeni) maka akan menjadi perempuan (diploid), jika tidak, maka akan berjenis kelamin laki-laki (haploid).

Semut berkembang dengan metamorfosis lengkap dengan tahap-tahap larva melewati tahap pupa sebelum muncul sebagai semut dewasa. Larva ini secara umum bergerak dan diberi makan dan dirawat oleh semut pekerja.

Makanan diberikan kepada larva dengan trophallaxis, sebuah proses di mana semut regurgitates makanan cair. Seekor semut pekerja baru menghabiskan beberapa hari pertamanya dengan merawat kehidupan untuk ratu dan semut muda lainnya.

Kemudian setelah dewasa semut bertugas untuk menggali sarang lain dan bekerja sarang lain, dan kemudian untuk mempertahankan sarang dan mencari makan.

Semut pekerja mulai mendekati telur.


Pertama, Telur-telur semut dikumpulkan.


Sabtu, 27 November 2010

Jenis - Jenis Pinguin

Spesies dan Habitat

Di seluruh dunia terdapat 17 hingga 19 spesies pinguin, tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. Walaupun seluruh jenis pinguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan, namun pinguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja.
Terdapat tiga spesies pinguin yang hidup di daerah tropis. Salah satu spesies hidup di Kepulauan Galapagos (Pinguin Galapagos) dan biasanya menyeberangi garis khatulistiwa untuk mencari makan.

http://www.emperor-penguin.com/penguin-chick.jpg

Ukuran

Spesies pinguin terbesar adalah Pinguin Emperor (Aptenodytes forsteri) dengan tinggi mencapai 1,1 meter dan berat 35 kilogram atau lebih. Spesies pinguin terkecil adalah Pinguin Peri (Eudyptula Minor) dengan tinggi sekitar 40 cm dan berat satu kg.
Secara umum, pinguin yang berukuran besar lebih dapat mempertahankan suhu tubuhnya sehingga dapat bertahan di daerah dingin, sementara pinguin yang berukuran lebih kecil biasanya ditemukan di daerah yang lebih hangat bahkan daerah tropis.
 

Makanan

Umumnya pinguin memakan krill (sejenis kerang), ikan, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap ketika berenang di laut. Pinguin dapat meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernafasan pinguin.
 

Tingkah laku pinguin

Pinguin terlihat tidak takut dengan kehadiran manusia. Mereka akan mendekat pada kelompok peneliti yang sedang mempelajari mereka. Namun satu bentuk pertengkaran besar antar pinguin akan terjadi jika seekor ibu pinguin kehilangan anaknya (karena tidak bisa bertahan dalam badai besar atau dimakan oleh hewan pemangsa).
Jika seekor anak hilang, maka ibu pinguin akan "mencuri" seekor anak pinguin dari ibu pinguin yang lain. Tingkah laku ini menarik perhatian ilmuwan. Menariknya, pinguin-pinguin betina lain dalam kelompok pinguin tersebut tidak menyukai "pencurian" ini dan akan menolong dan "membela" ibu pinguin yang anaknya dicuri.
 

Bentuk tubuh

Tubuh pinguin sangat sesuai untuk berenang dan hidup di air. Sayapnya merupakan pendayung dan tidak mampu untuk terbang. Di daratan pinguin menggunakan ekor dan sayapnya untuk menjaga keseimbangan ketika berjalan.
Setiap pinguin memiliki warna putih di sebelah dalam tubuhnya dan warna gelap (biasanya hitam) di sebelah luar tubuh. Hal ini berguna untuk kamuflase. Hewan pemangsa seperti singa laut dari dalam air akan sulit untuk melihat pinguin karena perutnya yang berwarna putih bercampur dengan pantulan permukaan air laut.
Sedangkan permukaan gelap pada punggungnya juga menyamarkan pinguin dari pandangan hewan pemangsa di atas air.
 

Kemampuan Berenang dan Menyelam

Pinguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27km/jam. Pinguin yang berukuran kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Pinguin yang berukuran lebih besar, yaitu pinguin emperor bisa menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit.
 

Berjalan dan Meluncur

Untuk menghemat energi, terkadang pinguin berjalan dengan kaki pendeknya atau meluncur di salju dengan perutnya.
 

Kemampuan Penginderaan

Pinguin memiliki pendengaran yang amat baik. Jika berada di daratan, pinguin amat mengandalkan pendengarannya. Mata pinguin beradaptasi untuk penglihatan bawah air dalam mencari makanan dan menghindar dari pemangsa. Kemampuan daya penciuman pinguin hingga saat ini masih belum banyak diketahui dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
 

Jenis kelamin

Untuk melihat jenis kelamin pinguin sangat sulit, karena pinguin tidak memiliki kelamin eksternal. Akibatnya untuk membedakan jenis kelamin pinguin, manusia harus memakai teknik pemeriksaan kromosom/DNA.


Pinguin Emperor (Aptenodytes forsteri)






Pinguin Adelie (Pygoscelis Adeliae)




Jumat, 26 November 2010

Squidworm,Makhluk Misterius Dari Perairan Sulawesi

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan makhluk misterius di kedalaman perairan antara Sulawesi dan Filipina. Makhluk tersebut memiliki tubuh yang menyerupai cacing dan cumi-cumi sehingga para ilmuwan menamainya "squidworm" atau cacing cumi. Ukuran makhluk misterius itu lebih kurang 9,4 cm.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/25/1523048620X310.jpg

Cacing cumi itu memiliki sepuluh tentakel yang panjang, menyeruak dari kepalanya. Selain itu, ia juga memiliki enam organ yang disebut nuchal. Organ ini memungkinkannya untuk mengecap rasa dan membaui sesuatu di dalam air.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Macam-macam Jenis & Bentuk Plankton

Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.
http://www.windows2universe.org/life/images/plankton_sm.jpg

Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Ukurannya kecil saja. Walaupun termasuk sejenis benda hidup, plankton tidak mempunyai kekuatan untuk melawan arus, air pasang atau angin yang menghanyutkannya.

Rabu, 13 Oktober 2010

Tardigrades/Beruang Air, Bisa Hidup Diluar Angkasa

Tardigrades (dikenal dengan Water Bears / Beruang Air) merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa, filum Tardigrada . Ukurannya sangat kecil, hidup di air, dengan kaki berjumlah delapan. Tardigrades pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773.

Nama Tardigrades berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777). Panjang tubuh tardigrades dewasa adalah 1,5 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, larvanya berukuran 0,05 mm.
http://www.popsci.com/files/imagecache/article_image_large/files/articles/funcrypta06_338x263.jpg
http://tardigrade.acnatsci.org/tardigrades/pic311.png 
 

Jenis-Jenis Burung Paling Berbahaya

9. Burung Rhea

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_nKqg2v7QdTuNkziGQez3i7Ucmmu2sIxk-fG3yrRjrJQ0_YSp8xx4bnZ3uC_DpS-tV2BYBMC_JJHnqlD5PA6CnVTsm37V7we7FRsv70LNSx1sOWHbhiAZAZWSmlECDifOWVS9tXdrH5c/?imgmax=800

The Rhea, asli Amerika Selatan, merupakan burung besar yang dapat tumbuh hingga berat 60-80 kilogram. Meskipun lebih kecil dari burung unta dan tidak seagresif seperti kasuari, rheas memiliki kaki berotot, taji keras pada kaki mereka dan tendangan mereka dapat menghasilkan kekuatan sebesar 800 pon per inci persegi.

8. Burung Hering

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_E2klsEFM3GUN9Cg482cUNpmqQAVR0ShemqKGc4aYVbh6TgbXM2TewAPOpWYPy8QOzcixOXQr9hVrFM79llh0xTg2mpGCJmaCjevbuXSLrdZP62YGaFrHgogrxrUCBNIhL9My7m_VwkI/?imgmax=800

Jika terpojok, seekor burung hering dapat mendesis atau membuat suara mendengus untuk Anda. Mereka, tentu saja, juga memiliki paruh melengkung tajam yang bisa mengoyak daging, dan juga memilik penglihatan yang sangat baik.

Selasa, 12 Oktober 2010

Binatang Terbang Selain Burung

Bisa terbang mungkin memiliki manfaat, tetapi untuk kebanyakan hewan itu bukan pilihan. Tapi, jangan ketipu dengan nama-nama mereka yang kita anggap tidak bisa terbang.

1. Flying Frog

http://bioweb.uwlax.edu/bio203/s2009/houk_step/wallaces-flying-frog.jpg

Katak terbang mempunyai kaki berselaput dan penutup kulit yang memungkinkan untuk bergerak secara aerodinamis melalui pohon-pohon di  hutan. Bahkan, katak terbang menghabiskan seluruh keberadaan mereka di pohon-pohon, hanya turun untuk kawin dan bertelur.
 
http://www.artglass-pottery.com/images/03979Frog.JPG

Katak terbang menyamarkan diri di daun lingkungan mereka, meminimalkan ancaman predator, dan memungkinkan mereka untuk berburu serangga.

2. Flying Fish

http://blogs.dispatch.co.za/dispatchnow/files/2008/01/flying-fish.jpg

Ditemukan di semua samudra, ikan terbang menggunakan sirip dada besar mereka untuk meluncur 50 meter di atas air ketika terancam oleh predator / pemangsa. Untuk mencapai udara, ikan terbang akan mengepakkan ekor mereka 70 kali per detik.
 
http://www.supiri.com/wp-content/uploads/2009/05/supiri_flying_fish_06.jpg

Ekor ini juga digunakan untuk menekan air untuk memungkinkan ikan ini meluncur beberapa saat di udara sebelum turun ke laut. Ikan terbang dapat lebih lama melayang di udara dengan meluncur mengikuti arus udara dan laut yang kuat.

 

Rabu, 06 Oktober 2010

Jamur Yang Unik dan Menakjubkan

Jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari  sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung, terdiri  dari bagian yang tegak (batang) dan bagian yang mendatar atau membulat.


Secara teknis biologis, tubuh buah ini disebut basidium. Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap  berkhasiat obat, dan beberapa yang lain beracun.

Jamur adalah keseluruhan bagian dari fungi, tubuh buah, dan bagian  jaring-jaring di bawah permukaan tanah atau media mycelia yang tersusun dari berkas-berkas hifa.

Jamur adalah sebutan lain untuk kapang. Makna ini misalnya dapat disimak dari ungkapan “Rotinya sudah berjamur” yang maksudnya adalah "rotinya telah ditumbuhi  kapang".
 

Sabtu, 02 Oktober 2010

Cacing Medusa Dapat Hidup Di Lmpur Panas Gunung Berapi

 
   
   Tidak hanya hidup di lumpur hangat yang ada di dasar laut, jenis cacing yang baru ditemukan ini juga memiliki rambut api. Tubuhnya tak hanya silinder memanjang umumnya cacing, melainkan di salah satu ujungnya terdapat banyak serabut berwarna merah yang bergerak bebas.

   Karenanya pantas kalau cacing temuan Ana Hilario dari Universitas Averio Portugal itu akan dinamai Medusa, untuk mengingatkan pada makhluk berambut ular dalam mitologi Yunani. Hilario menemukannya di endapan lumpur vulkanik di Teluk Cadiz, Spanyol yang berada di bagian barat daya Samudera Atlantik.

Anjing Tertua , Saat ini Berumur 21 Tahun


Anjing tertua di dunia bernama Chanel, merayakan ulang tahun ke 21 tahun. Bagi binatang, umur itu setara dengan 147 tahun pada manusia. Anjing itu tidak bisa berjalan jauh dan menderita katarak sehingga harus menggunakan kacamata khusus untuk anjing.

Jaring Laba-Laba Berumur 140 Juta Tahun




   Jaring laba-laba berumur 140 juta tahun ditemukan di dalam sebuah batu amber di Sussex, Inggris, oleh tim peneliti Universitas Oxford, baru-baru ini. Selain jaring laba-laba, para ilmuwan juga menemukan beberapa materi tumbuhan, kotoran serangga, dan mikroba kuno di tempat itu.


   “Jaring ini menjadi jaring tertua dalam catatan penemuan fosil selama ini,” ucap Martin Brasier, kepala tim peneliti Universitas Oxford kepada tim Livescience.
Brasier dan sejumlah rekannya menggunakan teknik komputer bernama confocal microscopy untuk merekonstruksi jaring dan memeriksa struktur anyamannya. Dari beberapa petunjuk yang ditemukan, para peneliti menduga, jaring laba-laba mengkilat itu dihasilkan oleh laba-laba yang memiliki hubungan dekat dengan laba-laba modern.




   
“Jika dilihat dari bentuk jaringnya, saya menduga makanan laba-laba ini adalah serangga terbang, seperti lalat dan nenek moyang lebah, tawon, juga ngengat,” tutur Brasier.
Pada 2006, para ilmuwan melaporkan telah menemukan jaring laba-laba kuno dalam sebuah batu amber yang diperkirakan berumur 136 juta tahun. Penemuan jaring laba-laba terbaru ini akan dipublikasikan dalam jurnal Geological Society edisi mendatang.

Jumat, 01 Oktober 2010

10 Fakta Tentang UBUR - UBUR

Fakta pertama :

Jellyfish pertama kali muncul sekitar 650 juta tahun yang lalu dan ditemukan di setiap permukaan laut. Beberapa juga ditemukan banyak di air tawar.


 

Fakta kedua :

Medusa (Plural Medusae) adalah istilah lain untuk ubur-ubur. Medusa adalah istilah lain ubur-ubur yang hidupa di yunani, finlandia, portugis, rumania, ibrani, serbia, kroasia, spanyol, perancis, italia, hungaria, polandia, ceko, slowakia, rusia dan bulgaria.



 

Minggu, 19 September 2010

COPEPODA, Makhluk Keran Air

http://2.bp.blogspot.com/_Xg_ucGSwcGY/TIhZHE43g_I/AAAAAAAAAJ0/qPjNdNcJvgs/s1600/bakteri.JPG



Banyak yang mengatakan bahwa air keran di New York terasa nikmat. Tapi taukah Anda bahwa ada krustasea kecil yang dinamakan copepoda di air itu? Copepoda ini sebenarnya berbahaya dan tidak terlihat oleh mata telanjang. Copepoda adalah golongan udang renik yang sering menyerang tubuh ikan bagian luar dan insang.

Parasit ini dapat hidup di air tawar maupun air asin dan sangat sulit dikontrol. Anggota copepoda yang bukan parasit sering berperan sebagi inang perantara dari parasit cacing. Banyak parasit Copepoda yang menembus daging ikan tanpa dapat dicegah oleh bahan kimia.


Tubuhnya dilengkapi dengan alat yang dapat digunakan untuk mengaitkan tubuhnya pada insang dan mengisap sari makanan. Serangan parasit ini umumnya tidak menimbulkan kematian pada ikan sebab ia hanya mengisap darahnya saja sehingga ikan menjadi kurus.

Luka bekas alat pengisap ini merupakan bagian yang mudah diserang oleh bakteri atau jamur. Infeksi sekunder inilah yang bisa menyebabkan kematian ikan secara masal.


Copepoda sengaja ditambahkan ke air keran ini untuk makan larva nyamuk untuk menjaga supaya sumber air ini selalu bersih.


JANGKRIK Terbesar di DUNIA

   Serangga raksasa ini sering disebut wetas. Panjang Mereka bisa sepanjang 10 cm (4 inci) tanpa menghitung kaki mereka dan antenanya. Wah, lumayan yah untuk seekor serangga. Dan berat mereka bisa sampai 70 gram (2,5 ons), yang lebih berat daripada burung pipit.

 

Jumat, 03 September 2010

10 KATAK unik


1. Katak Pelangi

Katak Pelangi Malagasy adalah katak yang tinggal di hutan kering berbatu Madagaskar's Isalo Massif, dimana ia berkembang biak di kolam dangkal sementara yang ditemukan di lembah. Jenis ini juga beradaptasi dengan mendaki dalam lingkungan berbatu-batu, dan bahkan pada permukaan vertikal! Ketika terancam, katak ini akan mengembangkan diri sebagai mekanisme pertahanan terhadap predator.

2. Katak Transparan

Hyalinobatrachium pellucidum, juga disebut sebagai katak kaca atau kristal karena sobat dapat melihat melalui dagingnya yang transparan. Jenis ini tidak baru, tapi yang pasti terancam punah, sehingga Temuan ini menggembirakan bagi lingkungan.

Ikan Purba tangkapan Yustinus

Dua nelayan asal Malalayang, Manado, Yustinus Lahama dan Delfie, tidak menyangka ikan hasil tangkapannya pada 19 Mei 2007 di perairan Teluk Manado, cukup menggegerkan dunia.

Pasalnya, ikan yang diketahui para ilmuwan dunia itu, sejenis "Latimeria menadoensis" atau Coelacanth, merupakan ikan purba yang sebenarnya sudah dianggap punah sejak 65 juta tahun lalu.


Sekarang ikan tersebut telah dipajang dan membuat gempar peserta dari berbagai negara yang ikut dalam ajang World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit, 11-15 Mei 2009.


Yustinus mengatakan, ikan purba tersebut ditangkap ketika tersangkut kail miliknya. Ketika ditarik nampak seekor ikan dengan panjang kurang lebih satu meter dan berat berkisar 30 Kg disertai bintik-bintik putih.


Ikan itu didapat pada kedalaman laut sekitar 105 meter, di pantai Malalayang, pada pukul 08.00 Wita, 19 Mei lalu. "Meski tergolong besar, namun ikan tersebut tampaknya tidak melakukan perlawanan lagi ketika diseret hingga ke dalam perahu," katanya, mengisahkan penangkapan itu.


Menurut data berbagai sumber, Coelacanth diartikan sebagai "duri yang berongga" berdasarkan kata Yunani coelia, "berongga" dan acanthos, "duri". Ini merujuk pada fisiknya yang berduri pada sirip yang berongga.